Oleh: sheihna | April 29, 2012

Hutan Amazon

Hutan Amazon (Bahasa Portugis Brasil: Floresta Amazônica atau Amazônia; Bahasa Spanyol: Selva Amazónica atau Amazonía) adalah hutan hujan di Amazon, Amerika Selatan. Wilayah ini, yang juga disebut Amazonia atau Amazon Basin, meliputi wilayah seluas tujuh juta kilometer persegi, walaupun hutannya sendiri seluas 5.5 juta kilometer persegi, terletak di sembilan negara: Brasil (dengan 60 persen hutan), Kolombia, Peru, Venezuela, Ekuador, Bolivia, Guyana, Suriname, dan Guyana Perancis. Ini adalah rumah masyarakat adat, termasuk Urarina di Peru

Pada 2014, akan dibuka jalur pejalan kaki sepanjang hampir 10 kilometer di atas hutan Amazon, Brazil. Ya, Anda tidak salah baca. Jalur unik ini dibangun di atas hutan, sehingga para turis bisa melihat Amazon dari atas!

Proyek ini adalah bagian dari pembangunan pusat penelitian di tengah hutan hujan Amazon, Brazil, Amerika Selatan. Dilansir dari situs dailymail.co.uk pada Senin (23/1), proyek senilai 6,4 juta Poundsterling (sekitar Rp 90 miliar) ini didanai oleh British Charity.

Lokasi ini nantinya akan menjadi tempat para ilmuwan dari Royal Botanic Gardens melakukan berbagai penelitian. Selain pusat penelitian, akan dibangun pula jalur pejalan kaki yang dengan panjang hampir 10 kilometer. Jalur ini akan tampak seperti jembatan karena letaknya di atas ‘atap Amazon’. Belum dijelaskan apakah jalur ini dibuat menggunakan tiang khusus, atau menghubungkan jalan dari satu pohon ke pohon lain.

Jalur pejalan kaki ini berlokasi di Roraima, sebuah provinsi terpencil di sebelah timur laut Brazil. Perancangnya adalah Marks Barfield, yang juga merancang desain London Eye dan Kew Gardens yang terkenal. Keduanya berlokasi di London, Inggris.

Para peneliti akan menggunakan jalur ini untuk mempelajari bagian atap dari hutan hujan Amazon. Sementara, para turis bisa melakukan wisata ramah lingkungan sekaligus menyaksikan megahnya Hutan Amazon dari atas. Proyek ini dikoordinasi oleh Amazon Charitable Trust dan diperkirakan akan selesai dalam dua tahun mendatang.

Tak hanya demi kepentingan penelitian dan pariwisata, proyek ini juga diharapkan memberi lapangan pekerjaan bagi suku-suku di wilayah Amazon. “Proyek ini memungkinkan mereka untuk hidup tanpa harus merusak hutan, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap hutan hujan di seluruh dunia,” kata Managing Partner dari Amazon Charitable Trust, Robert Pasley-Tyler.

Dengan luas total sekitar 5,5 juta kilometer persegi, hutan hujan Amazon membentang di beberapa negara yaitu Brazil, Peru, Kolombia, Venezuela, Ekuador, Bolivia, Guyana, dan Suriname. Terdapat beberapa suku pedalaman yang mendiami hutan ini, di antaranya Kuorubo dan Matis yang terkenal dengan senjata tiupnya.

Copyright @ 2012

By Wikipedia


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: